MANIPULASI WAKTU DALAM FILM
DALAM HAL INI SAYA MELANJUTKAN PENULISAN TENTANG MATA KULIAH SINEMATOGRAFI.
Perjalanan waktu “time travel” yang sering kita lihat pada film-film fiksi ilmiah adalah perjalanan yang benar-benar menembus waktu. Berpindah dari masa ke masa, dari tahun ke tahun hanya dengan menggunakan alat-alat rumit yang dibuat oleh seorang profesor berambut putih dan acak-acakan. Konsep perjalanan waktu tidaklah semudah itu. Karena perjalanan waktu ke masa lalu adalah sangat sulit dan kalaupun itu dapat terjadi, maka konsep paradoks akan berlaku di sini.
Akan sedikit masuk di akal, apabila perjalanan waktu bukanlah untuk merubah masa lalu, namun untuk melompat ke masa yang akan datang. Maksud saya di sini bukan benar-benar melompat ke masa depan, akan tetapi memanipulasi waktu agar apa yang kita lakukan seolah-olah melompat ke masa depan. Waktu sebenarnya bukanlah sebuah parameter yang statis. Ia dapat berubah sesuai dengan gravitasi dan berbagai macam hal lainnya. Sebagai contoh, waktu yang ada di luar angkasa, dengan gravitasi lebih rendah, mempunyai rentang yang lebih pendek daripada di bumi. Sehingga orang yang ada di luar angkasa, seolah-olah mempunyai umur yang sedikit lebih panjang daripada di bumi.
Perjalanan waktu “time travel” yang sering kita lihat pada film-film fiksi ilmiah adalah perjalanan yang benar-benar menembus waktu. Berpindah dari masa ke masa, dari tahun ke tahun hanya dengan menggunakan alat-alat rumit yang dibuat oleh seorang profesor berambut putih dan acak-acakan. Konsep perjalanan waktu tidaklah semudah itu. Karena perjalanan waktu ke masa lalu adalah sangat sulit dan kalaupun itu dapat terjadi, maka konsep paradoks akan berlaku di sini.
Akan sedikit masuk di akal, apabila perjalanan waktu bukanlah untuk merubah masa lalu, namun untuk melompat ke masa yang akan datang. Maksud saya di sini bukan benar-benar melompat ke masa depan, akan tetapi memanipulasi waktu agar apa yang kita lakukan seolah-olah melompat ke masa depan. Waktu sebenarnya bukanlah sebuah parameter yang statis. Ia dapat berubah sesuai dengan gravitasi dan berbagai macam hal lainnya. Sebagai contoh, waktu yang ada di luar angkasa, dengan gravitasi lebih rendah, mempunyai rentang yang lebih pendek daripada di bumi. Sehingga orang yang ada di luar angkasa, seolah-olah mempunyai umur yang sedikit lebih panjang daripada di bumi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar